Halaman

Translate

Rabu, 07 Mei 2014

Doa yang Terputus

Peterongan, 07 Mei 2014

Doa yang Terputus

Aku berhenti berdoa kepada-Mu Tuhan,...
karena kala ku giat berdoa, nikmat-Mu malah kau hentikan
karena kasih sayang-Mu tak jua kudapatkan
karena aku selalu dan selalu saja kau beri ujian.
Hingga ku sering bertanya, mengapa hanya aku, dan hanya aku
umat-Mu yang senantiasa Kau persulit dalam melakoni hidupnya?

Aku berhenti meminta sesuatu dari-Mu Tuhan,...
karena apa yang kuminta tak jua kau kabulkan
bahkan apa yang kumiliki pun dengan tega Kau cabutkan

Mengapa harus aku Tuhan? makhluk-Mu yang tiada lelah menghadap-Mu
di setiap lima waktu,...
tak lelah ku menjalankan amal kebaikan, bahkan korupsi pun aku takut Tuhan
tapi mengapa aku?
ketika ku mengurus mutasi dengan susah payah berjibaku,
SK mau turun pun dengan teganya Kau gunakan tangan-Mu untuk menyuruhku
mengulang lagi dari awal perjuangan...

Semua berkata, pasti ada hikmahnya, pasti ada!
tapi apa? kapan?
ku berjalan sendiri, ...menghadapi semua sendiri...

Ku tahu, Tuhan senantiasa melihatku, mengawalku,...
atau mungkin pula dengan senyum kejam mengejekku

Aku takkan berkata lelah hanya karena cobaan yang Kau berikan kepadaku.
mungkinkah ini akibat kebodohanku yang tidak bisa memetik hikmah?

Ku tak mau mengatakan ini sebagai doa, Tuhan...
karna doaku masih terputus
dan ntah kapan kan kulanjutkan.
Selamat sore, Tuhan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar